Aku percaya pendidikan tentang pentingnya menjaga bumi harus dimulai sejak sedini mungkin, tapi yang lebih penting lagi adalah memperjuangkan bumi ini supaya alam yang dinikmati anak-anak kita nanti (dan anak-anak mereka) tetap terjaga dengan baik. ⁠

Setiap kali malas melanda, selalu berusaha inget statistik yang bilang jika arus pembuangan sampah yang dilakukan manusia sekarang tidak mengalami perubahan, maka akan lebih banyak sampah plastik di laut dibanding ikan di tahun 2030 nanti. ⁠

2030 nanti Insyallah anak-anak ku akan seumuran aku sekarang, dan kalau ada hal yang bisa aku lakukan untuk berusaha mencegah estimasi itu menjadi kenyataan, tentu aku akan lakukan. ⁠

I feel like we owe this to the next generation. ⁠

Kenapa? Kita bisa punya negara yang merdeka, kebebasan berpendapat, dan hidup yang generally lebih baik, itu semua karena perjuangan orang-orang di generasi terdahulu yang berperang berjuang dan berkorban untuk hidup yang sekarang kita jalani. ⁠

Sekarang, kita juga harus memperjuangkan hidup yang lebih baik untuk generasi mendatang, anak-anak kita, jangan sampai generasi selanjutnya malah hidupnya lebih tidak menyenangkan akibat tindakan generasi kita. ⁠

Yuk partisipasi di #PawaiBebasPlastik yang akan diselenggarakan akhir minggu ini banyak sekali event yang bisa kamu ikuti secara online bersama keluarga.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Clean Economic (@cleanomic) on

Sukseskan kampanye #TolakSekaliPakai dan lakukan yang kamu bisa untuk kelestarian lingkungan untuk generasi anak-anak kita di masa depan. ⁠

Selamat Hari Anak Nasional!⁠
Juli 24, 2020

Product Best Sellers

0 responses on "Sayang Anak = Sayang Bumi"

Leave a Message

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *