Beberapa waktu lalu, kami post di instastories tentang proyek personalnya founder kami, @denia.isetianti, yang sedang membangun #minisponsiblehouse dengan bantuan tim arsitek dari @spoa.ae.  Nah temen-temen sudah menanyakan beberapa pertanyaan dan di post dan video ini kami akan bantu jawab yah.

Apaan tuhh #MinisponsibleHouse?

#MinisponsibleHouse adalah rumah yang dibuat dengan konsep minim karbon, yaitu gaya hidup yang mengusahakan penggunaan sumber daya yang efisien dan efektif dengan menggunakan berbagai fitur seperti solar panel, sistem penangkap air hujan, water recycling system, lubang biopori, composting area, urban gardening.  Rumah ini juga akan berkonsep minimalis dan menggunakan recycled material.

Luas tanah dan bangunan?

Lebar 4,5 meter panjang 11 meter – mini bangeeet.  Total luas bangunannya 130 sqm.

Apakah lebih mahal atau murah?

Sebenernya mahal murah itu ga bisa digeneralisasikan karena setiap project pasti beda spesifikasinya.  Tapi secara umum, biayanya sekitar 3 – 4 juta per sqm.

Ada rencana dijual unitnya? Kalau iya berapa?

Rumah ini tidak untuk dijual, ini adalah proyek pribadi founder kami yang nantinya akan ditempatinya bersama anak dan suaminya.

Aliran udaranya bagaimana ya?

Rumah ini banyak banget jendelanya, depan dan belakang untuk menfasilitasi cross air flow.  Atapnya juga di design sedemikian rupa untuk memiliki aliran udara supaya suhu rumah bisa terjaga.

Berapa lantai?

Bangunannya terdiri dari tiga lantai yang terdiri dari 3 kamar tidur 2 kamar mandi (plus 1 tempat tidur dan kamar mandi untuk ART).

Bahan recycle material yang digunakan apa saja dan pada bagian apa? Dari mana?

Bahan recyle yang digunakan salah satunya adalah kayu lantai dan furniture yang dibuat dari  bahan kayu sisa produksi pabrik dengan ukuran kecil (ukuran2 yang sulit digunakan kembali) yang di susun dengan tekning finger joint sehingga bisa digunakan kembali.  Sebagian puing-puing rumah juga digunakan kembali untuk bagian dari dasar fondasi.

Ini hasil brainstorm sendiri atau design beberapa pihak?

Bisa dibilang sih hasil berdua.  Sebelum ketemu arsitek kami, Denia dan suami-nya udah menyiapkan satu dokumen yang isinya wish-list apa aja yang mereka inginkan supaya ada di rumah ini, budget, gambar design referensi dan outline. Dari situ, arsiteknya membuat gambar design dan memberikan masukkan-masukkannya!

Share vendor solarpanelnya

Belum tahu sih, tapi kemungkinan akan menggunakan @solarkitatech.

Bagaimana water recycling sistemnya?

Sistem-nya sederhana banget. Pemipaan grey water dipisahkan agar tidak di buang ke saluran kota, lalu ditampung di dalam bak reservoar untuk di endapkan dan disaring oleh filter alami, kemudian di pompa ke dalam reservoar terpisah untuk didistribusikan kembali ke saluran kloset dan keran untuk menyiram tanaman.  Air hasil kondesasi AC juga akan dikumpulkan ke dalam saluran ini.

Material utama bangunannya apa saja?

Didominasi pengunaan baja dengan dimensi yang disesuaikan dengan modulasi material pabrik sehingga minim sisa potongan.

Biaya designnya besar kah? Studio arsiteknya siapa?

Sebenernya belum membandingkan dengan rate arsitek yang ada di Indonesia, tapi total harganya kurang lebih di harga 3,5 – 4 juta per sqm.

***

Semoga bermanfaat yah teman-teman, rencananya kalau rumahnya udah jadi, kami akan mengadakan open house buat temen-temen yang berminat untuk lihat-lihat rumah ini.

Ditunggu yah!

Product Best Sellers

0 responses on "Q&A on #MinisponsibleHouse"

Leave a Message

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *