Bulan puasa gini bukan berarti kerjaan kita tidur seharian lhoo meskipun tidur katanya berpahala juga, tapi daripada tidur goleran terus jadi scrolling sosmed sama tiktok seharian terus jadi gibah, yuk cobain proyek DIY ini yang lumayan kids friendly juga.  Lumayan kan menunggu waktu berbuka puasa sambil melakukan kegiatan yang bermanfaat!
Cleanomic udah rangkum beberapa proyek DIY yang bisa kita lakuin dari rumah, buat yang emang punya hobi terpendam bikin-bikin sesuatu, yang merasa rindu bikin prakarya seperti waktu masih sekolah dulu, atau siapapun yang ingin mencoba hal seru. Semua proyek DIY ini akan menghasilkan produk baru yang tentu punya nilai guna jadi nggak akan cuma berakhir di tempat sampah. Bahan yang dibutuhkan juga rata-rata sudah ada di rumah jadi nggak perlu beli-beli lagi, beberapa di antaranya justru memanfaatkan bahan-bahan bekas yang sudah tak terpakai lagi.

1. Sabun dari minyak jelantah

Limbah minyak jelantah jadi salah satu yang termasuk sulit untuk dikurangi. Sedangkan kalau dibuang begitu aja, dapat berbahaya bagi lingkungan. Selain bisa menyumbat saluran air karena lemak-lemak yang menempel, kalau nantinya berakhir di danau atau laut juga akan membahayakan ekosistem perairan. Sinar matahari dan oksigen jadi terhalang dan tidak bisa menembus ke dasar perairan.
Yup, dampaknya bisa sejauh itu. Jangan buang dulu minyak bekas pakaimu, karena minyak jelantah bisa diolah menjadi sabun yang efektif membersihkan noda-noda yang membandel, lemak, minyak dan darah.
Simak caranya di video ini.

2. Kompos organik

If you think that organic waste is recyclable, you’re not totally wrong. Tapi yang sering luput dari perhatian orang adalah fakta bahwa jika sampah organik tidak dipisahkan dengan baik juga dapat berakhir di landfill tanpa tersentuh, bahkan merusak bahan-bahan lain sehingga bahan lain tidak dapat didaur ulang.
Faktanya, 60% sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) itu merupakan sampah organik lho. Ditambah lagi, sampah yang berasal dari sisa makhluk hidup ini juga memproduksi gas metana yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Jadi sampah organik bukanlah komponen yang bisa kita sepelekan dan abaikan begitu aja.
Cara membuat kompos dari sampah organik cukup simpel, tonton video ini ya untuk panduannya.

3. Eco-enzyme

Selain untuk membuat kompos, sisa organik dari dapur bisa banget dialihfungsikan menjadi eco-enzyme. Fungsinya eco-enzyme sendiri itu beragam banget, tapi yang paling umum dijadiin sebagai pembersih serbaguna.
Mulai dari mencuci piring, jadi bahan pembersih untuk mengepel lantai, membersihkan permukaan meja, semuanya bisa menggunakan eco-enzyme ini. Bahan yang dibutuhkan hanya kulit buah, air, serta gula yang kemudian harus ditunggu beberapa saat sampai terjadi proses fermentasi alami.
Untuk cara membuat yang lebih detail, bisa tonton video ini.

4. Sabun dari lerak

If you’re wondering what type of food lerak is, it’s a fruit. Lerak sudah sejak lama menjadi bahan pembersih, jauh sebelum ditemukan sabun-sabun yang terbuat dari bahan kimia yang ada di pasaran saat ini. Dalam padanan bahasa Inggrisnya aja, lerak dikenal dengan soap berries atau soap nut saking terkenal dengan khasiat pembersihnya.
Meski sekarang rata-rata digunakan untuk sabun khusus batik, sabun dari lerak juga multifungsi! Sabun dari lerak dapat digunakan dari mulai untuk muka, rambut, lantai, hingga sabun untuk binatang peliharaan.
Memang apa urgensinya membuat sabun dari lerak? Sabun yang terbuat dari kimia tidak baik bagi lingkungan. Senyawa kimia yang dikandungnya nggak bisa diproses oleh tanah, hewan, dan tumbuhan dengan baik. Kalau detergen, mengandung mikroplastik yang juga menjadi carbon footprint. Belum lagi packaging dan carbon footprint lain yang terbentuk dari hasil produksinya.
Nah, yang nggak baik untuk lingkungan biasanya juga nggak baik untuk tubuh kita. Kandungan parfum dan kimia-kimia itu dapat menyebabkan iritasi bagi yang kulitnya sensitif, bahkan menurut penelitian dapat mengganggu keseimbangan hormon juga dalam jangka waktu panjang.
Kalau memang ada opsi yang lebih baik untuk tubuh dan lebih baik untuk lingkungan, we guess it’s worth to try. Khasiatnya sama-sama pembersih, bahkan lerak bersifat antimikroba dan hypoallergenic, serta aman untuk mencuci pakaian bayi.
Membuatnya pun nggak sulit, tonton video ini untuk tau lebih jauh ya.

5. Masker kain dari sapu tangan

Masker kain jadi barang yang esensial buat kita terutama di masa merebaknya virus corona ini. Menurut World Health Organization (WHO), bahan dasar dari masker kain yang efektif untuk menghalau virus harus terdiri dari tiga lapis. Dari berbagai bahan yang dianjurkan, salah satunya adalah kain katun, seperti sapu tangan kain katun yang bisa didapatkan di website Cleanomic ini.
Untuk menambah keefektifan, masukkan lapisan tambahan di tengah masker kain untuk lapisan penghalau ekstra. Cleanomic menggunakan reusable cotton pad yang bisa didapatkan di sini. Lalu gunakan karet gelang, atau karet rambut yang ada di rumah. Jadi deh!
Ikuti tutorialnya di video ini.

Mei 11, 2020

Product Best Sellers

0 responses on "5 Ide DIY Buat Ngabuburit"

Leave a Message

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *